DI UJUNG HARI


Diujung hari, Kuliat orang berseliweran pulang dan pergi.

Pulang dengan dengan muka masam, karena seharian kerja di jalanan

Dengan gaji tak sepadan, tak pernah mendapat tunjangan

Kuliat org pulang dengan muka lesu, karena seharian diperas seperti lembu.

Diimingi duit selangit, tapi sayang dirampas  tukang kredit dan Bank plecit

Kulihat bapak2 sedang bersantai, kata org dia kerja tak sampai sore, suka karaoke, tapi tak pernah kere.

Kata ibu2 penjual gorengan bapak ini kerjanya hanya keluyuran,

Masak keluyuran bisa jadi juragan? Tanyaku

Gimana gak jadi juragan to le wong dia anaknya pejabat partai. Kata ibu penjual tempe.


Jogja, '17

Posting Komentar

0 Komentar