Nisa Nur Sa’adah
Ada yang tinggal sebelum sempat tiba
Mengendap di sela yang tak meminta
Waktu berlalu tanpa pernah benar ada
Hanya menyisakan jejak yang tak terbaca
Langkah-langkah ditulis di permukaan
Dengan huruf yang lekas dilupakan
Riuh mengalir seperti kepastian
Yang tak pernah benar-benar dipertanyakan
Cahaya jatuh dalam bentuk kehilangan
Menyentuh tanpa memberi kepastian
Apa yang tampak seolah bertahan
Padahal diam-diam sedang ditanggalkan
Baca Juga: Labirin Suara di Balik Pintu Perpustakaan
Cermin pecah tanpa pernah retak
Memantulkan yang utuh, namun berjarak
Seperti mengenal tanpa benar melekat
Seperti dekat, namun kehilangan penamaan.
Barangkali bukan tentang berjalan
Atau siapa yang lebih dahulu sampai tujuan
Melainkan tentang yang luput dari sebutan
Yang ada, namun ditinggalkan penamaan
Sebab ada yang tumbuh dalam penghapusan
Dirawat oleh yang tak pernah diumumkan
Dan dari yang nyaris tak dianggap itu
Sesuatu—perlahan—menolak ketiadaan


0 Komentar
Silahkan berkomentar secara bijak dan sesuai dengan pembahasan