Yang Tak Sempat Diberi Nama

 

Nisa Nur Sa’adah

Ada yang tinggal sebelum sempat tiba
Mengendap di sela yang tak meminta
Waktu berlalu tanpa pernah benar ada
Hanya menyisakan jejak yang tak terbaca

Langkah-langkah ditulis di permukaan
Dengan huruf yang lekas dilupakan
Riuh mengalir seperti kepastian
Yang tak pernah benar-benar dipertanyakan

Cahaya jatuh dalam bentuk kehilangan
Menyentuh tanpa memberi kepastian
Apa yang tampak seolah bertahan
Padahal diam-diam sedang ditanggalkan

Cermin pecah tanpa pernah retak
Memantulkan yang utuh, namun berjarak
Seperti mengenal tanpa benar melekat
Seperti dekat, namun kehilangan penamaan.

Barangkali bukan tentang berjalan
Atau siapa yang lebih dahulu sampai tujuan
Melainkan tentang yang luput dari sebutan
Yang ada, namun ditinggalkan penamaan

Sebab ada yang tumbuh dalam penghapusan
Dirawat oleh yang tak pernah diumumkan
Dan dari yang nyaris tak dianggap itu
Sesuatu—perlahan—menolak ketiadaan


Tim redaksi al-Bayaanaat menerima naskah tulisan berupa, opini, kajian bahasa dan sastra, cerpen, puisi, dan resensi buku. Tema bebas, disesuaikan dengan karakter albayaanaat.com sebagai media mahasiswa cendekia bernafaskan bahasa, sastra, dan budaya yang dapat dibaca oleh semua kalangan. Silahkan kirim karya tulis kalian ke email redaksi albayaanat.uinsuka@gmail.com dengan melampirkan biodata diri serta nomor telepon yang bisa dihubungi. Untuk syarat dan ketentuan pengiriman naskah, silahkan klik kirim naskah. Terimakasih.

Posting Komentar

0 Komentar