Sukarabic Fest IV, Ajang Raih Prestasi Tingkat Nasional

Sumber: @sukarabic.fest

Al-Bayaanaat.com- Sunan Kalijaga Arabic Festival (Sukarabic Fest) IV yang mulanya akan dilaksanakan pada 15-25 Juli 2021 tetapi, karena adanya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) maka Sukarabic Fest diundur  pelaksanaannya menjadi 4-12 Agusutus 2021. Kegiatan diundur dengan harapan PPKM dapat segera berakhir dan kegiatan dapat dilaksanakan di kampus. “Namun, PPKM diperpanjang lagi, dan lagi” tutur Rizal selaku ketua Sukarabic Fest IV kepada al-Bayaanaat Rabu (07/08), sehingga acara dilaksanakan full daring dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

Sudah kali kedua Sukarabic digelar secara daring sebagai bentuk adaptasi kebiasaan baru di tengah pandemi. Berbeda dari sebelumnya, kebijakan PPKM mengharuskan panitia mengundur acara tersebut, mengonsep ulang jadwal, tempat, mengonfirmasi pengunduran kepada seluruh partisipan serta juri.

Sukarabic Fest IV memiliki lima cabang perlombaan, mulai dari al-Munazharah (Debat Bahasa Arab), Ghina’ Araby (Menyanyi Bahasa Arab), Qira’atus Syi’ir (Baca Puisi Arab), Insya’ (Esai Bahasa Arab), dan Khitobah (Pidato Bahasa Arab). Total partisipan berjumlah 160, tim Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) juga turut memeriahkan acara ini. 

Sumber: @sukarabic.fest

Sukarabic dibuka dengan webinar kesusasteraan dengan menghadirkan dua pemateri, yaitu Dr. Djarot Wahyudi selaku dosen Bahasa dan Sastra Arab (BSA) dan Dzurwatul Muna selaku Founder sastraarab.com Rabu (04/08). Tidak ketinggalan, Dr. Moh. Wakhid hidayat, M. A. (Sekretaris Prodi BSA) dan Dr. Muhammad Wildan, M. A. (Dekan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya) juga turut hadir dalam webinar tersebut. Lomba kategori al-Munazharah menggunakan platform Google Meet di setiap pertandingan, sedang Insya’ menggunakan Zoom untuk presentasi sekaligus penilaian. Sedangkan peserta  Ghina’, Qira’atus Syi’ir dan Khitabah mengumpulkan video melalui kanal YouTube Bahasa dan Sastra Arab guna penjurian. 

Pengumuman pemenang sekaligus penutupan acara dilaksanakan pada 12 Agustus 2021 melalui platform Zoom. Kategori al-Munazharah juara pertama dimenangkan oleh USIM, kemudian juara kedua oleh SPBA UIN Sunan Kalijaga, dan juara ketiga oleh Al-Amin Prenduan. Untuk kategori Khitobah, juara pertama diraih oleh Jinani dari BSA UIN Surabaya, juara kedua oleh Khoerul Rizal dari UNIDA, dan juara ketiga oleh Ade dari STIABI Riyadlul Ulum Tasikmalaya. 

Selanjutnya kategori Insya’, juara pertama diraih oleh Readi dari IDIA Prenduan, juara kedua oleh Fadlurrahman dari INSTIKA An-Nuqayyah, dan juara ketiga oleh Aditya dari UNIDA. Sedangkan kategori Qira’atus Syi’r, juara pertama diraih oleh Annisa dari An-Nasyath UIN SUKA, juara kedua oleh Abdul Wali dari BSA UIN Surabaya, dan juara ketiga oleh Zaenal dari IAIN Kudus. Terakhir untuk kategori Ghina’, juara pertama dimenangkan oleh Alafiyah Ayu dari UIN Jember, juara kedua diraih oleh Andini dari UPI, dan juara ketiga oleh Didi dari UIN Malang.

Gelar juara umum berhasil dibawa oleh BSA UIN Sunan Ampel Surabaya dengan jumlah poin terbanyak. “Semoga Sukarabic makin meriah dari tahun ini,” tutur Rizal kepada al Bayaanaat (07/08). Tidak hanya itu, dia juga berharap semoga Sukarabic Fest tahun selanjutnya mampu mengahadapi segala tantangan. (Qoyumul/Hidayati)


Posting Komentar

0 Komentar